
Wes Wayae PaneNH Kambing
“Alhamdulilah, bulan ini bagus-bagus pertumbuhannya. Tiap hari dirawat dan dikasih makan supaya cepat tumbuh besar,” papar Mudhofar, salah satu peserta Ternak Desa Berdaya (TDB) program pengembangan ternak kambing Nurul Hayat di Bojonegoro pada Jum’at (29/3/2019).
Sesekali, Mudhofar mengelap peluh keringat di keningnya. Siang itu, pria asal Desa Krangkong Kecamatan Kepoh Baru, Bojonegoro, Jawa Timur, ini mendampingi tim Monev Nurul Hayat yang setiap bulannya memonitor perkembangan kambing ternak milik para peternak binaan Nurul Hayat yang tersebar di kecamatan Kepoh Baru Bojonegoro.
Suluh adi Gunawan, Branch manager Nurul Hayat Bojonegoro menjelaskan, mereka yang menjadi mitra pemberdayaan desa berdaya, pengembangan ternak kambing, ini adalah para dhuafa. Dengan modal berupa kambing bakalan per orang lima ekor, diharapkan bisa berkembang dan bernilai jual lebih tinggi.
“Sehingga ada keuntungan yang bisa dinikmati para peternak kambing untuk membantu perekonomian mereka,” ujarnya.
“Sehingga ada keuntungan yang bisa dinikmati para peternak kambing untuk membantu perekonomian mereka,” ujarnya.
program yang sudah berjalan sejak awal tahun ini, lanjutnya, sudah bisa dirasakan manfaatnya. Pasalnya, Baru tiga bulan saja sudah bisa panen. Semoga bersama Nurul Hayat, para peternak semakin sejahtera dan lebih berdaya,” paparnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar