Rabu, 28 Desember 2022

Kota Thaif Dan Sejarah Rasulullah

 Kota Thaif Dan Sejarah Rasulullah

Dengan kesuburan yang dimilikinya, maka kota Thaif terkenal dengan kekayaan produk pertanian. Berbagai jenis buah-buahan, seperti anggur, kurma, delima dan lain-lain dihasilkan oleh daerah yang subur ini. Demikian juga beragam macam sayur-mayur dan bunga-bungaan. Dengan keindahan pesonanya, Kota Thaif memang biasanya menjadi rujukan para Jamaah Umroh. Kendatipun begitu tetap perlu diingat, bahwa disana juga terdapat kisah perjuangan Rasulullah Shollallohu `alaihi Wa Sallam ketika menyampaikan Risalah Kenabian.
BACA JUGA : JABAL NUR

Kisah Rasulullah ketika di Thaif

Pada waktu itu dahulu, sepeninggal Paman Nabi Yaitu Abu Thalib dan juga Istri Nabi Yaitu Sayyidatina Khadijah Radhiyallahu`anha gangguan kaum Quraisy makin menjadi, mereka tidak peduli akan penderitaan Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam hingga kemudian Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam memutuskan untuk keluar dari mekkah untuk menuju ke Kota Thaif dengan niat berdakwah, dengan harapan semoga penduduk Kota tersebut mau menerima ajakan Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam.

Dikota tersebut Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam menetap selama 10 hari. Disana Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam tidak hanya Berdakwah tetapi Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam. juga meminta perlindungan (Suaka). Namun apa yang dilakukan oleh penduduk Kota Thaif sungguh Diluar batas kemanusiaan, bagaimana bisa penduduk kota tersebut menolak dan bahkan melempari Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam dengan batu hingga dalam suatu riwayat dijelaskan hingga kaki Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam pada waktu berdarah, Naudzubillahi min dzalik.

Dengan melihat tindakan penduduk Kota Thaif yang brutal ini Sahabat Nabi yang saat itu menemani Beliau dalam perjalanan dakwah nabi ke Kota thaif yaitu Zaid Bin Haritsah RA. melindungi Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam hingga kepalanya juga berdarah diakibatkan Kelakuan Penduduk Kota Thaif.

Seperti inilah keadaan Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam ketika beliau Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam pergi meninggalkan Kota Tersebut. Hingga beliau mendapati suatu daerah yang kiranya aman. Kemudian Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam berdo`a.

kota thaif
peta thaif dan makkah

Malaikat Penjaga Gunung Membantu Rasulullah

Sebegitu sedihnya Do`a Rasulullah Shallallohu `alaihi wa sallam hingga pada waktu itu malaikat Jibril turun untuk memberi salam dan berkata “Allah SWT mengetahui apa yang terjadi dalam pembicaraanmu dengan kaummu, dan Allah mendengar jawaban mereka terhadapmu, dan Dia telah mengutus satu malaikat yang bertugas mengurusi gunung-gunung kepadamu untuk melaksanakan apa saja perintah yang diinginkan olehmu.”

Kemudian Malaikat itu datang seraya mengucapkan salam dan berkata, berikut ucapannya :

“Apa yang engkau perintahkan akan saya lakukan. Jika engkau suka, saya sanggup membenturkan kedua gunung di samping kota ini bertubrukan sehingga akan mengakibatkan siapa saja yang tinggal di antara keduanya mati tertindih. Kalau tidak, apa saja hukuman yang engkau inginkan, saya siap melaksanakannya.”

kendatipun begitu mendengar pernyataan malaikat Penunggu gunung itu, Rasulullah SAW pun berkata, “Tidak usah. Aku malah berharap mudah-mudahan Allah SWT berkenan memunculkan dari kalangan mereka sendiri seseorang yang akan menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.”

Berbeda dari yang kita pikirkan bahwa betapa mulianya hati Rasulullah SAW, yang sudah disakiti namun masih saja berdoa untuk kebaikan mereka. Allahumma Sholli ala sayyidina muhammad wa ala Alihi Sayyidina Muhammad. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa dengan akhlaq mulia rasulullah (semoga) kita bisa mencontohnya meskipun hanya sedikit.

kota thaif
salah satu sudut kota thaif

Kota Thaif Masa Kini

Namun bisa kita lihat pada masa kini, Keindahan itu ditawarkan oleh kota Thaif, salah satu kota yang jaraknya sekitar 100 kilometer di bagian Tenggara Provinsi Mekkah.

Thaif menjadi kota yang berbeda dengan kota-kota lain yang ada di Provinsi Makkah. Udara sejuk yang dimiliki kota ini lantaran letak geografisnya yang berada di lembah Pegunungan Asir. Kota Thaif bisa dikatakan sebagai surganya keharuman dan indahnya hamparan tanaman hijau yang memanjakan mata.Salah satu tanaman yang menjadi magnet bagi para wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk berkunjung adalah mawar.

Mawar menjadi bunga yang banyak ditanam oleh penduduk Kota Thaif. Jenis mawar yang menjadi primadona di penjuru Arab Saudi adalah mawar merah muda yang cantik dengan aroma wanginya yang khas. Aroma inilah yang membedakannya dengan mawar yang ditanam di daerah lain.

Selain itu disana juga terdapat makanan khas Kota Thaif Nasi Bukhari merupakan salah satu nasi khas Timur Tengah yang biasanya disajikan dengan ayam goreng.Anda dapat menikmati Nasi Bukhari ini di salah satu tempat makan di Kota Thaif dengan cara makan khas orang Arab seperti kenduri atau nasi dituang di alas kemudian dimakan bersama empat orang tanpa menggunakan sendok.

baca juga : sumur peninggalan Rasulullah SAW.

  • Alamat : Kompleks Pesantren Tahfidz KEPQ Nurul Hayat, Jl. Gn. Anyar Indah No.48, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294
  • Map : klik disini
  • No WA : 081233827372
  • Website : nhumroh.com
  • Email : cs@nurulhayat.org

Jabal Rahmah Gunung Kasih Sayang

 Jabal Rahmah Gunung Kasih Sayang

Jabal Rahmah Gunung Kasih Sayang

Jabal Rahmah gunung kasih sayang merupakan bukit batu yang terletak 25 kilometer sebelah tenggara Kota Makkah. Bukit ini berada di selatan Padang Arafah, tempat jamaah haji berwukuf tanggal 9 Dzulhijah. Jabal Rahmah memiliki pesona dan keistimewaan tersendiri.

Awalnya, Jabal Rahmah  Gunung Kasih Sayang menjadi salah satu tempat bersejarah bagi umat manusia di dunia, dimana tempat ini merupakan tempat dipertemukannya nenek moyang manusia (Nabi Adam dan Siti Hawa) setelah Allah turukan mereka ke bumi, lalu terpisah selama 200 tahun. Untuk mengenang peritiwa itu, ditengah-tengah Jabal Ramah didirikan tugu berwarna putih.

Bagi umat Islam, Jabal Rahmah atau gunung kasih sayang menjadi monumen cinta untuk ‘ngalap berkah’. Tempat tersebut dipercaya menjadi lokasi bertemunya Adam dan Hawa setelah tobat mereka diterima dan dipertemukan kembali. Buah cinta mereka melahirkan anak-anak Adam yang kini memenuhi penjuru dunia.

Jabal rahmah, Cinta dan kasih sayang selalu menjadi misteri bagi manusia

Suatu ketika begitu menggairahkan dan penuh gelora, namun tak jarang menimbulkan tragedi dan nestapa. Sejarah dipenuhi dengan kisah cinta yang tiada habisnya. Monumen cinta terserak di seluruh penjuru dunia dan selalu ramai dikunjungi oleh mereka yang sedang dimabuk cinta, merawat cinta, atau sedang memperjuangkan cinta dan kasih sayang.

Begitu Pula Selain menyimpan sejarah tentang Nabi Adam dan Siti Hawa, di kaki bukit (Jabal Rahmah) terdapat Shakharat (batu besar) tempat Nabi Muhammad Saw. pernah melaksanakan wukuf pada Haji Wada’. Saat Rosulallah Saw. tenggelam dalam kekhusyukan do’anya beliau menerima wahyu terakhir yaitu surat al-Maa’idah ayat 3. yang artinya “…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu…” (QS. al-Maa’idah [5]: 3).

Sesuai namanya, Jabal berarti bukit, sementara Rahmah adalah kasih sayang. Bukit itu terletak persis di tepi Padang Arafah, pinggiran timur Kota Makkah. Bukit Kasih Sayang, demikian pula biasa orang menyebutnya,pada akhirnya menjadi saksi 3 peristiwa penting bagi peradaban Islam.

Tiga peristiwa penting terkait jabal rahmah sebagai berikut, dikutip dari beberapa sumber:

1. Pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa

Nabi Adam dan Siti Hawa kembali berjumpa, yang membawa berkah kepada seluruh umat manusia. Menurutnya, manusia selayaknya bersyukur atas upaya Nabi Adam dengan kesadarannya memohon kepada Allah SWT mengaku dirinya melakukan kedzoliman terhadap dirinya sendiri.

“Nabi Adam pernah berdoa: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih niscaya aku termasuk orang – orang yang merugi.”

2. Mimpi Nabi Ibrahim

Di balik perintah berqurban, dan juga ada sebuah kisah Nabi Ibrahim As yang membuktikan kegelisahaan Nabi Ibrahim As. Beliau beberapa kali bermimpi sebelumnya menyembelih anaknya Nabi Ismail As. Mimpi ataukah godaan, sadar atau tidaknya tentang mimpi itu, dipercaya terjadi di Jabal Rahmah.

demikian pula Nabi Ibrahim digoda setan di Jamarat, yang kini menjadi tempat pelemparan batu saat melempar jumroh pada pelaksanaan rukun haji.

3. Wahyu Terakhir

Di Jabal Rahmah, Nabi Muhammad SAW pernah memberikan dakwah yang menjelaskan kesempurnaan agama. Kabar tersebut disambut gembira oleh kaum muslimin. Namun tidak dengan Umar bin Khattab dan Sayyidina Abu Bakar. Keduanya justru menangis, karena berfirasat akan ditinggalkan oleh Rasulullah.

Kala itu, Nabi Muhammad SAW, menyampaikan surah An Nashr. “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.”

Jabal Rahmah Gunung Kasih Sayang

Dahulu, tuturnya, tugu Jabal Rahmah yang berada di puncak bukit berwarna putih. Namun kini warnanya semakin gelap dan menghitam. “Tugu itu awalnya putih, cuma sekarang banyak warna hitam (karena dicoret-coret). Bahkan itu dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. Ada mitos berdoa di situ cepat dapat jodoh, naruh foto calon. Itu salah, tidak ada rukunnya,”
Semoga dengan Membaca Artikel ini pengetahuan anda bertambah dan bermanfaat

BACA JUGA : KOTA THAIF

No Wa : 085257066185